Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mengeluarkan daftar Hasil Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia Tahun 2016. Berdasarkan pemeringkatan tersebut, Universitas Jember menduduki peringkat 15, dari sekitar empat ribuan perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada saat ini di Indonesia. Prestasi ini tentu saja membanggakan, pasalnya dari daftar Hasil Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia Tahun 2015 yang lalu, Universitas Jember masih berada di peringkat 45. “Alhamdulillah, berkat kerjasama seluruh dosen, mahasiswa dan karyawan di kampus Tegalboto, kita berhasil menduduki peringkat 15 dari seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia,” jelas Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember saat ditemui di ruang kerjanya (21/3).

Menurut Moh. Hasan, dalam melakukan pemeringkatan, Kemenristekdikti menilai empat komponen yakni Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen perguruan tinggi, kinerja dan prestasi mahasiswa, serta penelitian dan publikasi. Untuk komponen SDM, Kemenristekdikti memperhatikan jumlah dosen, guru besar serta rasio kecukupan antara dosen dan mahasiswa. Di bagian manajemen perguruan tinggi, akreditasi institusi dan program studi menjadi kunci. “Perolehan akreditasi A untuk Universitas Jember menjadi penyumbang poin yang cukup banyak untuk komponen manajemen perguruan tinggi, selain disumbangkan oleh prestasi-prestasi mahasiswa kita,” jelas rektor yang juga dosen di Program Studi Matematika FMIPA ini, yang menargetkan Universitas Jember masuk ke peringkat 11 besar tahun depan.

Untuk meraih target masuk ke peringkat 11 besar, Universitas Jember telah mempersiapkan berbagai langkah. Salah satu yang disiapkan adalah terus meningkatkan jumlah dosen berkualifikasi doktor, membangun sistem manajemen berbasis Plan, Do, Check dan Action (PDCA), menggenjot prestasi mahasiswa di berbagai bidang, dan memperbanyak kuantitas dan kualitas penelitian beserta publikasinya. “Salah satu yang sudah kita bangun, dan akan dirilis bulan depan dalam kesempatan rapat pimpinan, adalah sistem informasi penelitian yang dibangun oleh Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi. Dengan adanya sistem ini maka akan memudahkan dokumentasi dan administrasi penelitian di kampus Tegalboto. Harapannya akan makin banyak penelitian yang dilakukan para peneliti kita, termasuk kerjasama apa saja yang sudah kita jalin,” imbuh Moh. Hasan.

Moh. Hasan lantas mengingatkan agar seluruh sivitas akademika kampus Tegalboto dari dosen, mahasiswa dan karyawan tidak terlena dengan keberhasilan kali ini. Menurutnya, peringkat adalah efek samping dari konsistensi menjalankan tata kelola perguruan tinggi yang baik, dan usaha meningkatkan kontribusi Universitas Jember bagi kemaslahatan bangsa. “Oleh sebab itu mari terus bahu membahu karena target untuk naik peringkat tentu tidak mudah. Karena setiap keberhasilan yang diraih Universitas Jember pada dasarnya adalah produk kolegial, bukan prestasi perorangan,” tambahnya lagi.

Sementara itu, kesiapan juga disampaikan oleh Zulfikar, Wakil Rektor I yang ditemui sehari sebelumnya. Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni ini, membangun atmosfir akademik dikalangan mahasiswa melalui keikutsertaan di berbagai ajang kompetisi ilmiah menjadi salah satu garapannya. “Untuk komponen kinerja dan prestasi mahasiswa, poin terbesar berasal dari prestasi mahasiswa khususnya di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. Oleh karena itu, menghadapi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2017, kami tengah mempersiapkan dengan serius 35 proposal penelitian mahasiswa dengan bimbingan para dosen terpilih. Harapannya bakal memperoleh juara,” katanya menutup pembicaraan. (iim)

17392993_10212834330115605_873398869_n